Menjadi Guru Kreatif
Assalamualaikum wr. wb.
Sumber Ilustrasi
Selamat sore sobat guru.
Yaak...artikel ini berisi tentang bagaimana cara kita agar bisa menjadi guru yang kreatif. Disini kita akan membahas kiat-kiat menjadi guru yang kreatif. Pertanyaannya adalah : Seberapa pentingkah kita menjadi kreatif ? atau Mengapa kita perlu menjadi kreatif ? Secara singkat, kita perlu menajdi kreatif agar kita mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam memecahkan masalah, mengambil maupun mengembangkan gagasan atau ide. Kreativitas yang saya maksudkan ini tidak terpaku pada pengambilan atau pengembangan gagasan atau inspirasi semata, tapi juga mencakup pengambilan keputusan pada suatu masalah. Lalu, bagaimana cara kita menjadi guru yang kreatif? berikut ulasannya.
1. Jadilah penjelajah pikiran.
Agar menjadi kreatif kitta haruslah berani mengembangkan ide atau gagasan. Selain itu, kita juga harus berani mencari-cari sesuatu yang original, yang benar-benar baru. Tidak hanya sampai disitu, seorang kreatif akan melakukan proses pencarian ini terus menerus. Seperti para cendekiawan ataupun penjelajah yang tidak takut dengan ketidakpastian ataupun ketidakmungkinan. Mereka selalu berpikiran "bagaimana kalau...?" dan seterusnya yang sifatnya adalah kemungkinan-kemungkinan yang seringkali menurut kita itu tidak mungkin.
2. Kembangkan pertanyaan.
Yah....bertanyalah tentang apa saja. Jangan sekali-kali memenjarakan kreatifitas kita, karena hidup yang kreatif adalah upaya mencari yang terus menerus (continuing quest). Dengan bertanya, kita akan menemukan dan menemukan hal-hal yang belum tentu pernah kita bayangkan sebelumnya. Jangan menganggap segala sesuatu seolah sudah semestinya, hiperboliknya suratan takdir, atau bahasa pasarannya "udah dari sononya mas".
3. Tumbuhkan gagasan atau ide sebanyak-banyaknya.
Saya lupa namanya, yang jelas dia adalah pemenang nobel bidang kimia. Dia mengatakan "The best way to get good ideas is to get a lot of ideas". Dari kata-kata itu, kita bisa memahami bahwa untuk memperoleh ide yang brilian kita mesti mengumpulkan berbagai ide. Logikanya, bagaimana sesuatu bisa dikatakan paling baik bila tidak ada yang baik, kurang baik, hingga buruk, kita harus memiliki banyak pembanding.
4. Melanggar peraturan dan kebiasaan lama.
Kenapa begitu? ya...disadari atau tidak, selama kita berpatokan pada pola yang lama, yang sudah ada, kita hanya berkutat dengan itu dan itu saja. Tentunya kita semua sudah memahami hakikat dari kreatif itu sendiri, untuk memperoleh sesuatu yang berbeda, kita memang harus melakukan hal yang berbeda pula. Seperti resep masakan, bahan dan bumbu yang sama, takaran sama, rasanya juga pasti sama. Tapi bila anda memasak dengan takaran atau bahan yang bervariasi, itu BARU kan? itu milik anda, ide anda.
5. Gunakan Imajinasi
Imajinasi itu tidak dibatasi oleh ruang atau dunia nyata kita. Imajinasi kita akan sangat membantu dalam mendesain atau mengeksplorasi gagasan-gagasan kita, meraba pilihan-pilihan yang ada, dan bayangkan bahwa yang melakukan hal tersebut adalah anda sendiri.
6. Rileks
"The bow kept forever taut will break". Kitta memang perlu istirahat, suasana tenang dan nyaman untukk memperoleh die cemerlang. Ini tentu pernah kita alami sendiri, misalnya saat kita masih duduk dibangku sekolah, karena ketidakbisaan kita, kita dimarahi oleh guru. Bukannya jadi lebih paham, malah semakin tidak bisa berbuat apa-apa. Sumber Ilustrasi

Informasi yang bagus. contoh aneka media pembelajaran kreatif membuat pembelajaran efektif dan menarik
BalasHapus