Hewan Terancam Punah di Daerah Sintang

Assalamualaikum.
Kita begitu beruntung, begitu banyak kelebihan yang dimiliki daerah kita, Sintang. Kekayaan alam yang begitu indah juga flora dan fauna yang khas. Namun terkadang kita lupa untuk menjaga, memelihara dan melindungi masa depan kekayaan kita tersebut. Beberapa satwa yang kini mulai mengalami penurunan populasi seperti di bawah ini. 

Burung di bawah ini adalah burung Enggang Gading atau Rangkong, atau "Tingang" dalam bahasa daerah setempat. Kebetulan di tempat saya bertugas ada seorang warga yang berburu dan berhasil menangkap hidup-hidup. Ukurannya kurang lebih sebesar ayam seberat 1 kg. Semejak saya bertugas didaerah itu, banyak sekali burung Enggang yang di tangkap karena harga paruhnya cukup menggiurkan. Namun spesies Enggang yang berharga bukan jenis dibawah ini.

Enggang atau "Tingang" yang masih kecil
 Nah, dibawah ini adalah Enggang atau Tingang yang sudah dewasa. Setelah saya lihat lebih dekat, ternyata ukurannya sangat besar, rentangan sayapnya bisa mencapai 1,5 meter. Bagi warga setempat, keberadaan burung ini relatif aman karena burung ini tidak begitu bernilai dibandingkan Enggang yang biasa mereka sebut "Tajak". Namun burung ini kadang diburu hanya untuk di ambil dagingnya.

Gambar dibawah ini adalah Hylobates agilis atau Lempiau atau "Kerabot" dalam bahasa daerah setempat yaitu Suku Dayak Uud Danum. Hewan ini juga sudah mulai langka, karena hewan ini juga cukup bernilai, mengingat banyaknya orang yang berkeinginan untuk menjadikan hewan ini sebagai piaraan.

Demikian hewan di daerah kita yang perlu kita lindungi demi kelangsungan ekosistem sekaligus peninggalan bagi anak cucu kita nanti.

0 komentar:

Posting Komentar

Breaking News
Loading...
Quick Message
Press Esc to close
Copyright © 2013 Yudi Sutopo All Right Reserved