Menjadi Guru Profesional
Assalamualaikum !
Selamat pagi sobat guru dimanapun anda berada (sudah seperti penyiar radio saja ya). Melihat judul artikel ini, tentu sobat guru sudah paham arah dari pembicaraan kita dalam artikel ini. Ya, Menjadi Guru Profesional. Benak hati kita sebagai guru tentu bertanya-tanya, guru seperti apakah saya ini? atau, sudah profesioanalkah saya sebagai guru? Nah, dalam artikel ini, saya dan sobat guru akan belajar dan mengevaluasi diri bersama, seprofesional apakah kita? atau paling tidak setelah membaca artikel ini, kita dapat mengukur sendiri kadar profesional dalam mendidik anak didik kita. Ok, cekidot !
1. Selalu memiliki energi untuk anak didik.
Guru yang profesioanal, akan selalu memiliki waktu, tanggap dan memiliki perhatian yang besar, responsif dengan perubahan perilaku dan kecenderungan siswa.
2. Membuat raancangan pembelajaran.
Pembelajaran yang baik akan lebih efektif apabila kita membuat atau mendesain segala aktivitas belajar siswa sehingga kegiatan belajar tersebut mempunyai tujuan yang jelas. Pada saat kita masih duduk dibangku kuliah, kita tentunya sudah mendapatkan didikan mengenai pembuatan rancangan pembelajaran, pembuatan media yang sesuai, belum lagi pemanfaatan teknologi yang tentunya akan memberikan hasil yang signifikan dalam hal efektivitas dan kualitas belajar.
3. Memiliki manajemen kelas disertai kemampuan mendisiplinkan yang benar dan efektif.
Tentunya kita sudah paham betul dengan hal ini, bahwasanya kita harus menyediakan suasana belajar yang kondusif bagi siswa, memberikan rasa aman dan tenang. Untuk menciptakan atmosfir belajar demikian, terkadang kita menemukan beberapa kendala. Nah, kendala tersebut terjadi karena kita kurang piawai dalam manajemen kelas. Selain itu, meskipun kita sudah membuat rancangan bagaimana me-manage kelas yang baik dan benar tapi tidak disertai dengan kedisiplinan dari segi penerapan, itu tidak ada bedanya, pembelajaran akan tetap kurang efektif.
4. Selalu memiliki yang baru dan menguasai objek pembelajaran.
Kalau bahasa sekarang "update" alias tidak ketinggalan jaman. Dalam hal ini, kita memang tidak bisa menghindar, kita memang harus bisa mengikuti perkembangan jaman yang berorientasi pada pembelajaran. Selain itu, keupdatean kita akan menjadi penunjang terkait dengan penguasaan materi yang kita tumbuh-kembangkan pada siswa. Kita tentu tidak inginkan bila kita disebut guru gaptek?
5. Memiliki hubungan yang baik dengan orangtua siswa
Hal ini harus kita miliki sebagai sarana untuk saling berbagi informasi dan solusi dalam menghadapi berbagai kendala dalam pembelajaran, terutama mengenai perilaku, masalah belajar dan masa depan siswa.
Sepertinya hanya itu yang ada di kepala saya, bila ada yang kurang, silahkan lengkapi pada kolom komentar. Terimakasih

evaluasi diri terhadap profesi guru yang profesional, luar biasa
BalasHapus