Jalan Menuju Wisata Bukit Kelam Rusak Parah
Mahaguru-Bukit Kelam
adalah salah satu daerah wisata kebanggaan warga Sintang. Setiap hari ada saja
yang mengunjungi, walau hanya untuk sekedar jalan-jalan menikmati sejuknya
udara disana. Lebih lagi setiap weekend selalu ramai pengunjung dari berbagai
daerah. Bahkan setiap tahun pada saat perayaan hari-hari besar , daerah yang
berada dibawah naungan Dinas Pariwisata ini selalu penuh sesak, bahkan
kemacetan di sepanjang jalan kelam seringkali terjadi.
Semakin lama
pengelolaan Bukit Kelam sebagai daerah wisata semakin sistematis dan teratur.
Pejabat pengelola bukit kelam pun mulai terbentuk di sertai honor pengelola
yang cukup. Sementara bagi warga setempat, wisata bukit Kelam memberikan
keuntungan tersendiri. Banyak warga yang menjajakan makanan dan minuman yang
beragam bagi para pengunjung. Bahkan tidak jarang warga luar turut menjual jasa
atau dagangan di daerah tersebut, hingga tidak jarang mereka mearup keuntungan
hingga jutaan rupiah.
Terlepas dari itu
semua, daerah wisata bukit Kelam itu masih perlu pembenahan. Terutama pada
aspek kebersihan, fasilitas dan akses jalan menuju lokasi. Terkadang para
pedagang membuang sampah dagangan disembarang tempat. Begitu pula dengan
pengunjung, mereka dengan mudahnya membuang sampah seperti plastik, kaleng
minuman ataupun botol kaca dimana-mana hingga menciptakan keadaan lingkungan
yang kurang apik dan kumuh.
Fasilitas di daerah
wisata bukit kelam masih harus diperbaiki,dipelihara dan dikelola dengan baik, seperti
toilet umum, kantin, sarana bermain dan kolam renang. Seperti yang anda lihat
dibawah ini, keadaan fasilitas yang disediakan sangat memprihatinkan dan seolah
tidak dirawat dengan baik. Hal ini harus menjadi prioritas dalam pembenahan
atau pengelolaan sarana dan prasarana wisata.
Selain itu, akses
jalan menuju bukit Kelam, mulai dari persimpangan kelam menuju lokasi juga perlu
perhatian khusus. Jalannya rusak parah, banyak lubang dimana-mana, terutama
pada saat musim hujan yang membuat jalan semakin becek dan dipenuhi lumpur.
Dengan keadaan
seperti itu, lambat laun perspektif pengunjung bukit Kelam akan berubah dan
tidak menutup kemungkinan adanya keengganan untuk berkunjung lantaran akses
jalan yang menyulitkan para pengunjung. Untuk itu, perbaikan jalan menuju bukit
Kelam harus segera dilakukan agar daerah wisata kebanggaan kita tetap ramai
dikunjungi.
0 komentar:
Posting Komentar