Bagaimana Berlatih Matematika Saat Berbelanja
![]() |
| Matematika dalam berbelanja |
Nah, menanggapi masalah diatas, artikel ini akan membantu anda untuk memberikan trik-trik menyenangkan yang secara tidak langsung membantu anak anda untuk memahami konsep matematika. Artikel ini akan membahas bagaimana belajar matematika sambil berbelanja. Banyak sekali aktivitas matematis yang terjadi dalam berbelanja. Seperti yang kita ketahui bahwa orang yang berbelanja tentu akan membandingkan harga, mengenal nilai uang, menentukan diskon, memperkirakan total dan sebagainya. Berikut tips berbelanja bersama anak anda :
- Tunjukkan pada anak tentang cara-cara membaca label harga barang dan menjelaskan macam-macam unit pengukuran, seperti harga per ons dan harga per lembar. Berikan tugas kepada anak anda untuk membeli produk tertentu dari daftar belanja anda-misalnya membeli susu, sarden, dengan menentukan mana yang paling baik dibeli.
- Suruh anak membandingkan merk susu, es krim, atau makanan kesukaannya dan menentukan mana yang paling baik dibeli.
- Minta anak anda untuk membeli sayur mayur atau daging yang kira-kira cukup untuk keluarga.
- Bila ada obral, suruh anak mencari barang-barang obral dengan label "beli satu dapat dua" atau "beli satu gratis satu" dan menentukan banyaknya penghematan dibandingkan harga normal juga mempertimbangkan "yang paling baik dibeli" dari segi merk.
- Libatkan anak saat menimbang barang-barang dan memperkirakan harga dari jumlah barang yang telah ditimbang.
- Minta anak untuk melihat total pembayaran dan jumlah uuang yang diberikan pada penjual/kasir dan secepatnya menentukan banyaknya kembalian yang harus diterima.
Nah, setelah pulang berbelanja, sempatkan waktu untuk membicarakan pentingnya menjadi konsumen yang teliti dan berhati-hati. Selain itu, jelaskan pula bahwa mengetahui sedikit matematika akan membantu kita untuk menghindari pemborosan. Tinjau ulang bagaimana anda menggunakan matematika dalam kehidupan sehari-hari, intensitas penggunaan matematika akan membantu anak untuk memperoleh iklim matematis dalam keluarga. Ayo...kita pasti bisa !

0 komentar:
Posting Komentar