Bagaimana Berlatih Matematika Saat Berbelanja

Matematika dalam berbelanja
    Suatu hari anda mendapati anak anda sedang berusaha dengan keras untuk mengerjakan tugas matematika yang diberikan oleh gurunya. Mungkin anda pernah mendengar atau mungkin sering, mendengar keluhan-keluhannya. Diantara keluhannya mungkin seperti "Untuk apa aku mempelajari hal-hal seperti ini? toh aku tidak akan pernah menggunakannya....", atau "Untuk apa sih aku mempelajari hal ini ?, aku sama sekali tidak pernah tuh menemui masalah ini dalam kehidupan sehari-hari...". Sebagai orangtua, tentu kita sedih mendengar keluhan semacam itu, namun jangan berkecil hati, anak kita hanya belum memahami esensi dari pelajaran tersebut. Terkait hal itu, keluhan anak-anak sekolah pada umumnya adalah terciptanya pandangan dalam diri bahwa materi yang diajarkan pada mereka tidaklah begitu jelas dan tidak ada artinya sama sekali sehingga terkesa tidak berhubungan dengan kehidupan nyata, dengan kata lain, anak berpikiran bahwa pelajaran tersebut tidak akan saya gunakan nantinya.
    Nah, menanggapi masalah diatas, artikel ini akan membantu anda untuk memberikan trik-trik menyenangkan yang secara tidak langsung membantu anak anda untuk memahami konsep matematika. Artikel ini akan membahas bagaimana belajar matematika sambil berbelanja. Banyak sekali aktivitas matematis yang terjadi dalam berbelanja. Seperti yang kita ketahui bahwa orang yang berbelanja tentu akan membandingkan harga, mengenal nilai uang, menentukan diskon, memperkirakan total dan sebagainya. Berikut tips berbelanja bersama anak anda :
  • Tunjukkan pada anak tentang cara-cara membaca label harga  barang dan menjelaskan macam-macam unit pengukuran, seperti harga per ons dan harga per lembar. Berikan tugas kepada anak anda untuk membeli produk tertentu dari daftar belanja anda-misalnya membeli susu, sarden, dengan menentukan mana yang paling baik dibeli.
  • Suruh anak membandingkan merk susu, es krim, atau makanan kesukaannya dan menentukan mana yang paling baik dibeli.
  • Minta anak anda untuk membeli sayur mayur atau daging yang kira-kira cukup untuk keluarga.
  • Bila ada obral, suruh anak mencari barang-barang obral dengan label "beli satu dapat dua" atau "beli satu gratis satu" dan menentukan banyaknya penghematan dibandingkan harga normal juga mempertimbangkan "yang paling baik dibeli" dari segi merk.
  • Libatkan anak saat menimbang barang-barang dan memperkirakan harga dari jumlah barang yang telah ditimbang.
  • Minta anak untuk melihat total pembayaran dan jumlah uuang yang diberikan pada penjual/kasir dan secepatnya menentukan banyaknya kembalian yang harus diterima.
   Nah, setelah pulang berbelanja, sempatkan waktu untuk membicarakan pentingnya menjadi konsumen yang teliti dan berhati-hati. Selain itu, jelaskan pula bahwa mengetahui sedikit matematika akan membantu kita untuk menghindari pemborosan. Tinjau ulang bagaimana anda menggunakan matematika dalam kehidupan sehari-hari, intensitas penggunaan matematika akan membantu anak untuk memperoleh iklim matematis dalam keluarga. Ayo...kita pasti bisa !

0 komentar:

Posting Komentar

Breaking News
Loading...
Quick Message
Press Esc to close
Copyright © 2013 Yudi Sutopo All Right Reserved