Review Aplikasi Pendataan Pendidikan Ditjen DIKDAS
| Aplikasi Pendataan Pendidikan Ditjen DIKDAS |
Baru-baru ini saya mendapat tugas dari kepala sekolah untuk meng-entry data sekolah. Ada hal yang menyenangkan dari hal ini, biasanyakan yang namanya mengurus data-data sekolah adalah kegiatan yang membosankan. Belum lagi bila harus datang ke kantor untuk menyerahkan data tersebut. Lalu, apa yang membuat saya begitu gembira? Ternyata laporan mengenai data siswa sekarang dilakukan menggunakan software yang sudah disediakan oleh pemerintah. Ini merupakan manuver yang sangat baik dalam meningkatkan pelayanan, saya saya sangat mengapresiasi, baik sekali.
Untuk lebih jelasnya, kita lihat dari halaman awal. Di halaman awal, pada software bernama Informasi kita dapat melihat keadaan umum atau profil sekolah kita. Dibagian ini terdapat sebuah persentase kerusakan yang ada disekolah kita. Lalu pada bagian Sekolah, kita disuguhi dengan kolom pengisisan data sekolah. Sangat lengkap, mulai dari identitas, lokasi, masalah komunikasi,hingga voltase listrik juga menjadi bagian yang harus kita isi. masih pada bagian Sekolah, dalam kolom tersebut terdapat button atau tombol Tampilkan data rinci sekolah yang didalamnya terdapat prasarana, sarana, rombongan belajar, blockgrant, dan yayasan. Pada kolom prasarana, kita diminta untuk mengisi prasarana yang rusak disertai data terperinci yang telah tersedia dengan form pengisian yang sudah ditentukan. Misalnya dalam hal kerusakan, kita mendapat beberapa pilihan seperti baik, rusak ringan, sedang, berat dan komponen tidak ada.
Pada kolom rombongan belajar, kita dihadapkan pada pengisian pembagian tugas guru beserta data siswa. Disinilah fungsi drag and drop tersedia, sangat membantu saya rasa. Kemudian pada kolom blockgrant yang merupakan kolom untuk pengisian tentang berbagai bantuan yang didapat oleh sekolah. Setelah kolom sekolah, ada kolom peserta didik. Disinilah kita dapat melihat data siswa secara keseluruhan. Hanya pada kolom inilah kita bisa menambah atau mengedit data siswa, sementara pada kolom rombongan belajar kita tidak dapat melakukan pembaruan pada data siswa maupun data guru.
Disamping kolom Rombongan Belajar, terdapat PTK yang merupakan kolom untuk mengedit atau menambah data pendidik dan tenaga kependidikan. Demikianlah sekilas mengenai fitur-fitur yang ada pada aplikasi pendataan pendidikan.
Selanjutnya, tentu tidak ada salahnya bila kita me-review sedikit mengenai aplikasi ini. Mari kita review kelebihan dan kekurangan aplikasi gratis yang disediakan pemerintah ini. Berikut ulasannya :
- Walaupun masih cukup sederhana, namun aplikasi ini sudah cukup menunjang dari segi kelengkapan data. Pengisian yang begitu praktis juga disediakan dengan adanya fitur drag and drop pada kolom pengisian/pembagian tugas-tugas guru.
- Aplikasi ini sangat ramah pada pengguna dari segi tampilan dan fungsi. Saya rasa kita tidak perlu waktu lama untuk memahami cara kerja aplikasi ini.
- Pada kolom pembagian tugas guru, data yang sedang kita input tidak bisa di edit/perbaiki, padahal bila fungsi tersebut ada, kita dapat melakukan pengisian data sambil memperbaiki data tersebut bila ada kesalahan -Uneditable.
- Tersedianya export-import data dari dan ke Excel tentu sangat membantu dalam efektivitas pengisisan. Namun sayangnya pada fitur import data, data yang sudah ada menjadi terhapus bila kita meng-import data dari excel, padahal bila "menambah/menggabungkan" akan lebih membantu.
- Adanya fitur Kirim Server. Fitur ini memberikan kemudahan pada kita untuk mengirim data kepada komputer server secara online, ini sangat membantu bagi sekolah yang jarak tempuhnya cukup jauh.
- Automatic Save tidak tersedia pada aplikasi ini.
- As a Choice. Maksudnya, aplikasi ini bisa dikatakan aplikasi yang menerapkan soal "pilihan ganda" sebab sebagian besar pengisian data dilakukan dengan memilih kriteria yang sudah ditentukan.
- Move up and down tidak ada. Mungkin ini menitikberatkan pada susuna saja, tapi lebih lengkapkan lebih baik.
Demikianlah artikel mengenai Aplikasi Pendataan Siswa. Artikel ini merupakan ungkapan gembira saya dengan semakin mudahnya pelayanan yang diberikan oleh pemerintah. Saya berharap dengan adanya pelayanan seperti ini akan menciptakan akan istilah "sadar teknologi" dikalangan pendidik. Terimakasih.










